![]() |
Sejumlah warga dari Aliansi Masyarakat Transparansi Jepara mendatangi kantor KPU Jepara. [KF-089] |
klikFakta.com, JEPARA – Sejumlah warga yang tergabung dalam
Aliansi Masyarakat Transparansi Jepara mempertanyakan keaslian ijasah milik
pasangan calon (Paslon) Bupati Jepara terpilih Ahmad Marzuqi dan Dian
Kristiandi. Kelompok warga tersebut mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum
(KPU) Kabupaten Jepara untuk mempertanyakan hal itu, pada Rabu (26/4/2017).
Koordinator aliansi, Yusak mengatakan, pihaknya mendatangi
kantor KPU Kabupaten Jepara untuk mempertanyakan keabsahan ijasah yang dimiliki
oleh Paslon Bupati terpilih dalam Pilkada 2017 lalu. Pasalnya, ia mendapatkan
informasi dan data bahwa ijasah Sarjana Strata Satu (S1) yang diajukan sebagai
salah satu syarat pencalonan tidak asli.
“Kami mempertanyakan keabsahan ijasah S1 Paslon Bupati
terpilih. Sebab, atas hasil penelusuran kami, ada dugaan bahwa ijasah yang
digunakan tidak asli,” ujar Yusak saat datang ke kantor KPU Jepara.
Dengan mendatangi kantor KPU Jepara, ia bermaksud untuk
menanyakan lebih jelas bagaimana mekanisme verifikasi yang dilakukan ketika
penetapan calon sebelum pelaksanaan Pilkada pada Februari 2017 lalu. Sebab, jika
mengacu pada informasi dan data yang ia miliki, persyaratan untuk ijasah tidak
bisa lolos dalam verifikasi.
“Awalnya kami menerima informasi itu, kemudian kami
tindaklanjuti dan mencari data. Makanya kami ingin menanyakan kinerja KPU
Jepara saat melakukan verifikasi,” tandasnya.
Kantor KPU Jepara
Kosong
Saat mendatangi kantor KPU Jepara, kondisi kantor penyelenggara
Pilkada Jepara tersebut sepi. Pintu kantor dalam kondisi terkunci dan hanya ada
petugas penjaga gudang. Ia menyesalkan hal itu karena semestinya petugas dan
Komisioner KPU Jepara ada di kantor mengingat masih jam kerja.
“Kami menyesalkan ini. Seharusnya ini masih jam kerja,
kenapa malah tutup. Apalagi proses Pilkada ini belum selesai karena belum ada
pelantikan Bupati terpilih,” tandasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menyesalkan adanya informasi
bahwa semua petugas dan komisioner KPU Jepara sedang pergi ke luar kota bersama
dengan Bupati terpilih. “Kami mendapat informasi kalau semua petugas dan
komisioner KPU Jepara pergi ke Magelang bersama Bupati terpilih menggunakan
kendaraan bus,” imbuhnya.
Ketika dikonfirmasi, Ketua KPU Jepara, M Haidar Fitri
mengatakan, pihaknya memang tidak berada di kantor. “Kami melakukan evaluasi di
luar kantor,” kata Haidar dengan singkat.
klikFakta.com/089