![]() |
Sampah terlihat menumpuk di tengah-tengah pengunjung pantai Teluk Awur Jepara. [klikFakta.com/089] |
klikFakta.com, JEPARA – Meskipun sudah cukup dikenal oleh
masyarakat luas bahwa kawasan pantai Teluk Awur Jepara, Jawa Tengah menjadi tempat wisata, namun
soal kebersihan masih menjadi pekerjaan rumah yang besar. Pasalnya sampai saat
ini persoalan sampah masih belum mampu teratasi dengan baik.
Dari pantauan klikFakta.com, deretan pantai Teluk Awur
dipenuhi oleh sampah dengan berbagai jenis baik sampah organik maupun non
organik. Dibanding beberapa hari sebelumnya, volume sampah semakin bertambah
banyak.
Salah seorang wisatawan lokal, Nana mengatakan, seharusnya
sampah yang ada di bibir pantai dapat dibersihkan oleh pihak-pihak terkait.
Sebab, selain tidak enak dipandang juga dapat berpotensi menimbulkan penyakit
bagi warga yang mengunjungi lokasi pantai tersebut.
“Seharusnya ada petugasnya sendiri yang setiap hari
membersihkan sampah. Apalagi sekarang disini (Teluk Awur-red) sudah semakin
ramai dikunjungi warga baik dari Jepara sendiri maupun luar kota,” kata Nana
kepada klikFakta.com, Kamis (23/2/2017).
Sementara itu, Plt Carik Desa Teluk Awur Rohman mengatakan,
pembersihan baru akan dilakukan pada bulan Maret 2017. Sebab, awal bulan depan cuaca
ekstrim dan ombak besar diperkirakan sudah normal.
”Saat ini kami biarkan dulu karena cuaca masih belum begitu
bersahabat. Pembersihan kami lakukan sekaligus. Kalau sedikit-sedikit nanti
percuma karena akan dapat kiriman sampah lagi,” katanya.
Rohma mengatakan, pembersihan pantai Teluk Awur biasanya
memang menunggu even tertentu. Dalam setahun biasanya dilakukan pembersihan
masal tiga kali. Yaitu, sebelum Syawalan, Jelang tahun baru, dan usai musim
baratan. ”Jelang tahun baru kemarin sudah kami bersihkan. Hasilnya sekitar tiga
sampai empat truck,” katanya.
klikFakta.com / 089