![]() |
Sejumlah warga membantu mendorong mobil yang terperosok di jalan yang ada di wilayah Desa Kalianyar Kedung Jepara. [klikFakta.com/099] |
Dari pantauan di lapangan, kerusakan parah terjadi di beberapa titik, dan sangat membahayakan bagi pengendara yang melintas. Lubang jalan yang rusak digenangi air setelah hujan turun. Kedalaman lubang mulai 3 hingga 20 centimeter.
Salah satu pengendara yang melintas, Ahmad Mustofa mengatakan, ia harus sangat berhati-hati ketika melintas di jalan tersebut. "Takut jatuh jadi lebih hati-hati. Beberapa hari lalu sempat terpeleset juga soalnya," kata Mustofa.
Hal senada juga dikatakan Petinggi (kepala desa-red) Kalianyar Nur Khafid. Menurutnya, kerusakan jalan sudah lama. Pihaknya mengaku sudah sering mengusulkan ke Pemkab Jepara untuk segera diperbaiki.
"Warga sudah banyak yang komplain. Kami mengajukan perbaikan ke Pemkab Jepara. Sudah tiga tahun terakhir ini kami selalu mengajukan," katanya.
Ia menjelaskan, panjang jalan yang berstatus jalan kabupaten di wilayahnya total sekitar 1,5 kilometer. Namun yang sudah dibeton baru 300 meter saja.
"Di jalan sini memang harus dibeton. Kalau hanya diaspal bisa langsung rusak. Selain tanahnya yang tidak bagus juga sering dilintasi truk bermuatan berat pengangkut garam," tandasnya.
Jalan yang memiliki lebar sekitar empat meter tersebut dulu merupakan jalan desa. Namun sejak sekitar tahun 2005 lalu sudah menjadi jalan yang berstatus sebagai jalan kabupaten. Jalan itu menghubungkan antara Desa Kalianyar - Surodadi dan Panggung yang ada di Kecamatan Kedung.
"Kami berharap ada penanganan dari pihak terkait karena kondisinya memang sudah parah," imbuh Khafid.
klikFakta.com / 089