![]() |
| Puluhan ribu anggota Satlinmas di wilayah Bakorwil Pati mengikuti apel siaga di alun-alun Pati, Rabu (27/3). (KF-Istimewa) |
klikFakta.com,
PATI
– Puluhan ribu anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang berasal dari 11
kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah siap mengamankan pelaksanaan Pemilu
Presiden dan Pemilu Legislatif 2019 sehingga bisa berjalan lancar, aman dan
kondusif. Kesiapan ini dilakukan dengan apel siaga satlinmas yang digelar di
alun-alun Pati, Rabu (27/3/2019).
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)
Provinsi Jawa Tengah Budiyanto Eko Purwono mengatakan, jumlah anggota Linmas
yang akan bertugas di tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 11 kabupaten/kota
mencapai puluhan ribu personel karena disesuaikan dengan jumlah TPS dengan
jumlah personel setiap TPS ada dua orang. “Apel ini dalam rangka memantapkan
persiapan mengamankan Pemilu 2019,” katanya.
Kesebelas kabupaten/kota di wilayah Bakorwil
Pati tersebut, yakni Kabupaten Pati, Rembang, Blora, Kudus,
Jepara, Kendal, Salatiga, Semarang, Demak, Grobogan dan Kota Semarang. “Sebelum
diterjunkan mereka juga sudah mendapatkan bimbingan teknis tentang tugas
pengamanan selama pemungutan suara. Misal, pada tahun 2018 jumlah TPS di
wilayah Bakorwil Pati sebanyak 17.409 TPS, maka jumlah personel Linmas
yang akan diterjunkan mencapai 34.818 personel,” jelasnya.
Diselenggarakannya apel di Alun-alun Pati, kata
dia, dalam rangka pengarahan dari pimpinan daerah agar mereka semakin
termotivasi untuk turut serta mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan
lancar, aman dan sukses.
Menurut dia peran dari anggota Linmas tidak
sendiri karena di TPS juga terdapat unsur pengamanan lain, dari anggota
kepolisian, TNI, pengawas TPS, Bawaslu serta saksi dari masing-masing
kontestan.
Sementara jumlah total anggota Linmas di
Jateng, katanya, mencapai 230.000 personel yang tersebar di 35 kabupaten/kota,
sedangkan yang akan diterjunkan per TPS dua personel, maka ketika jumlah TPS di
Jateng mencapai seratusan ribu TPS lebih, maka jumlahnya bisa mencapai dua
ratusan ribu personel lebih.
EDITOR : A. ZAENAL MUSTOFA





