![]() |
Sejumlah siswa SMP NU Assalam Karangnongko terlihat serius mengerjakan soal ujian berbasis komputer [KF-090] |
KlikFakta.Com, JEPARA – Meski berada di pelosok desa, SMP NU Assalam yang beralamat di
Desa Karangnongko, Kecamatan Nalumsari ini memberanikan diri menggelar Ujian Nasional Berbasis
Komputer (UNBK) bagi para siswanya. Bahkan menjadi satu-satunya sekolah swata di Nalumsari yang menggelar UNBK.
Seperti yang terlihat pagi ini
(3/5/2017), sebanyak 28 siswa peserta ujian sekolah setempat terlihat serius
mengerjakan soal matematika. Sejumlah siswa tersebut terbagi dalam dua sesi
dalam mengerjakan soal UN pada hari kedua ini.
Kepala SMP NU Assalam, Arif
Rahman Hakim mengatakan keberanian untuk menggelar UNBK harus dilakukan agar
para siswa tidak canggung dengan teknologi yang terus berkembang sangat cepat.
“Selain agar para siswa tidak
gaptek (gagap tejnologi) memang sudah eranya teknologi mau tidak mau kita harus
mengikutinya agar tidak ketinggalan. Tapi, kita tetap menjaga tradisi kita
sebagai warga NU,” katanya.
Sebelum menjalankan UN,
lanjutnya, para siswa sering diajak untuk beristighosah, ziarah ke makam
pendiri sekolah K. Moh. Rasyipan Afroni dan cikal bakal desa setempat. Bahkan, sebulan sebelumnya para
siswa juga diasramakan dengan banyak berdzikir dan belajar di sekolah dari jam
16.00 WIB – 20.00 WIB dengan menjalankan sholat magrib dan isya’ secara
berjamaah.
“Kami mempersiapkan UNBK ini
sudah matang dan memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Seperti penyiapan
genset serta jaringan yang benar-benar diandalkan. Sehingga UNBK bisa berjalan lancer,”
jelasnya.
Mustaqim, salah satu peserta UNBK
sekolah setempat merasa senang bisa mengikuti ujian berbasis computer tersebut
yang menurutnya lebih praktis dibandingkan dengan ujian secara manual.
“Mengerjakannya lebih cepat
karena tidak usah banyak melingkari jawaban pada kertas jawaban. Selain itu
juga tidak bisa dicontek karena soalnya berbeda-beda. Sehingga kita harus jujur
dengan jawaban kita,” pungkasnya.
KlikFakta.Com/090