![]() |
Sejumlah warga melakukan penataan tabung gas elpigi untuk wilayah Karimunjawa. [KF-IS] |
klikFakta.com, JEPARA – Setelah beberapa hari warga di
Karimunjawa kesulitan mendapatkan gas elpigi akibat tidak ada distribusi, kini mulai
bernafas lega. Pasalnya, distribusi gas elpigi ke wilayah terluar Kabupaten Jepara
tersebut sudah dapat dilakukan dengan surat dispensasi.
BACA JUGA: Elpigi Langka di Karimunjawa, DPRD Kritik Pedas Pemkab Jepara
BACA JUGA: Elpigi Langka di Karimunjawa, DPRD Kritik Pedas Pemkab Jepara
Dispensasi tersebut dikeluarkan oleh Pemkab Jepara setelah
mendapatkan kritik atas lambatnya penyikapan Pemkab Jepara dari sejumlah pihak
termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara. Dispensasi dikeluarkan
oleh Pemkab Jepara dalam bentuk surat yang ditujukan kepada Kepala kantor unit
pelayanan pelabuhan Jepara, perihal dukungan pengangkutan BBM dan elpigi ke
Karimunjawa menggunakan kapal dengan standard minimum.
“Alhamdulillah akhirnya masyarakat Karimunjawa dapat
mendapatkan suplai gas elpigi yang sudah menjadi kebutuhan pokok mereka. Ada
surat yang berisi dispensasi distribusi elpigi menggunakan kapal dengan
standard minimum, setelah kita dorong untuk dipercepat penerbitan surat itu,”
ujar Wakil Ketua DPRD Jepara Pratikno kepada klikFakta.com, Senin (8/5/2017).
Menurutnya, sudah ada dua kapal yang mengangkut gas elpigi
yakni KM. Berkah Kancil Karimun Jawa, pada Minggu 07 Mei 2017 dan KM. Barokah illahi 8A, pada Senin 08 Mei
2017. Kapal tersebut tidak hanya
mengangkut gas elpigi tetapi juga bahan bakar minyak (BBM).
Salah satu item penting dalam surat dispensasi tersebut
adalah untuk memenuhi kebutuhan BBM dan elpigi masyarakat Karimunjawa serta
sambil menunggu ketersediaan kapal pengangkut BBM yang sesuai standard, dimana
pertamina akan memenuhi kapal yang sesuai standard dalam waktu enam bulan sejak
4 April 2017, Pemkab Jepara mendukung pengiriman BBM dan elpigi ke Karimunjawa
dengan moda transportasi laut, baik kapal motor maupun kapal layar motor
diterapkan standard minimun.
“Ke depan memang harus ada solusi yang konkret lagi agar perkara
transportasi pengiriman kebutuhan pokok masyarakat Karimunjawa tidak terganggu
lagi, sehingga masyarakat tidak dirugikan,” kata Pratikno.
klikFakta.com/089