KlikFakta, Jepara – Hanya gara-gara ingin mempersiapkan lebaran,
seorang wanita berusia 45 tahun nekat mencuri beras di Pasar Ratu (Jepara
satu). Ia diketahui bernama Mindarsih, warga Desa Mulyoharjo Kecamatan Kota,
Jepara, Jawa Tengah.
Mindarsih
tertangkap basah oleh pemilik toko sembako setelah mengambil tiga karung beras.
Kemudian dilaporkan ke pihak pengelola pasar dan pihak kepolisian. Minarsih
diinterogasi selama beberapa jam di kantor Pasar Ratu, bersama dengan korban.
“Saya lakukan
karena terpaksa untuk memenuhi kebutuhan hidup dan untuk persiapan lebaran,”
aku Mindarsih saat ditanya petugas.
Ketua Paguyuban
Pasar Ratu, Supriyadi mengatakan, dari pengakuan pelaku, ia telah melakukan
tindakan criminal tersebut beberapa kali. Untuk di toko sembako milik Ninik
Endang Sriyati itu telah dilakukan tiga kali.
“Untuk di toko
tempat dia diketahui mencuri itu sudah tiga kali. Kalau dari pengakuannya, di
toko lain juga pernah mencuri. Dia memang terbilang cerdik dalam melakukan
aksinya karena baru ketahuan ini padahal sudah beberapa kali,” ujar Supriyadi.
Sementara itu, dari
pihak korban, Ninik Endang Sriyati menceritakan, bahwa pihaknya kerap
kehilangan barang dagangannya. Ternyata benar, barang dagangannya kerap dicuri.
Modus yang dilakukan pelaku saat ketangkap basah adalah dengan mengambil barang
dari sisi belakang toko.
“Ketika saya
jualan, menghadapnya ke depan, sedangkan pegawai dan suami juga beraktifitas di
depan toko. Jadi di sebelah belakang tidak dapat terpantau. Disitu kesempatan
pelaku mengambil kesempatan,” ungkapnya.
Dari pengakuan
pelaku, aksi pencurian yang dilakukan di awal bulan puasa lalu, sekitar pukul
09.30 WIB tersebut dilakukan seorang diri. Parahnya, barang hasil curian tersebut
dijual ke pedagang lain yang ada di Pasar Ratu, tidak dijual ke pasar lain.
Satu karung beras
ukuran 25 kilogram dari hasil curiannya dijual dengan harga Rp 170 ribu. Harga
itu jauh dibawah harga normal yang mencapai Rp 250 ribu. Kali ini proses mediasi
dengan korban masih dilakukan hingga siang hari. (KF-010)





