
Kemendagri pantau langsung Pilkades serentak di Kabupaten Tangerang (sumber foto: CNNIndonesia.com)
KlikFakta.com, Nasional - Ada yang unik dari Pilkades di Desa Mekar Kondang, Kecamatan
Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Pasangan suami istri bertarung untuk menjadi kepala
desa disana.
Pasangan tersebut adalah Muhammad Sofa sebagai petahana mendapat
nomor urut 1 dan istrinya Udriah menjadi penantang mendapat nomor urut 2.
Muhammad Sofa bercerita, sejak awal dibukanya pendaftaran calon
kepala desa tidak ada satu pun orang yang mendaftar kecuali dirinya. Sampai dua
kali perpanjangan pendaftaran tetap tidak ada yang mendaftar. Akhirnya istrinya
sendiri didaftarkan dalam pencalonan untuk menghindari calon tunggal.
Dia mengatakan ada aturan yang tidak memperbolehkan calon
kepada desa tunggal atau melawan kotak kosong sehingga mau tidak mau harus
melawan istrinya sendiri.
“Jadi saya ada lawan dengan ibu (istri) sebagai pendamping
lawan calon,” ujar Sofa dikutip CNNIndonesia.com, Minggu (10/10/2021).
Pria kelahiran 1974 itu menjelaskan, pencalonan sang istri
dilakukan untuk melengkapi administrasi dan menghindari calon tunggal.
“Ya jadi ini sebagai syarat administrasi karena Perbup tidak
boleh kotak kosong aturannya seperti itu. Pendaftaran ibu setelah beberapa kali
di buka pendaftaran, pendaftaran ga ada yang daftar,” jelasnya.
Sofa menuturkan, pada pencalonan tahun 2015 lalu lawannya
bukanlah sang istri. Namun demikian, tahun ini situasi pemilihan berjalan
lancar, aman, dan terkendali.
Setelah selesai mencoblos, Sofa safari ke masing-masing TPS untuk
memotivasi masyarakat menyukseskan Pilkades. Terlebih lagi dirinya sebagai
petahana.
Sementara sang istri usai mencoblos memilih tetap di rumah
menerima tamu.
Sofa menyadari adanya risiko menang dan kalah dalam pilkades.
Dia menegaskan siap menang dan siap kalah.
“Karena itu sudah ada peraturan Pilkades. Siapapun yang
terpilih itu yang dipilih masyarakat, tapi kita tetap optimis. Intinya seperti
itu,” tuturnya.
“Mungkin saya sendiri pasangan suami-istri bertarung di
Pilkades Kabupaten Tangerang,” tutup Sofa.
(MM)




