![]() |
| Bupati Jepara saat membuka kegiatan Diklat bagi perangkat desa se-Kabupaten Jepara. (KF-doc) |
klikFakta.com, JEPARA – Setelah memberikan pendidikan dan pelatihan
(Diklat) teknis kepada 40 aparat pemerintah desa dengan materi pengelolaan
keuangan desa beberapa waktu lalu. Kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara
melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), kembali menggelar diklat serupa bagi
angkatan II.
Kegiatan digelar selama tujuh hari, terhitung mulai Senin (19/2/2018) lalu.
Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi, menekankan kepada pemerintah desa, agar dapat
terus menerapkan prinsip akuntabilitas dalam tata pemerintahannya. Pihaknya
meminta apa yang dilarang didalam peraturan yang telah ada untuk tidak
dilanggar. Dimana semua akhir kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa harus
dapat dipertanggung-jawabkan kepada masyarakat desa sesuai dengan ketentuan.
“Pengelolaan yang baik akan membawa manfaat yang sangat besar. Baik untuk
diri pengelola itu maupun untuk dinas/instasi yang mereka ada disana, bahkan
sampai kepada desa, daerah, dan masyarakat. Tapi kalau pengelolaan keuangan itu
tidak baik pasti yang akan terjadi adalah mudarat untuk kita semua,” ujarnya.
Berkaitan dengan pengelolaan keuangan, Pihaknya menuturkan bahwa Kabupaten
Jepara termasuk diantara daerah yang dalam pengelolaan keuangnnya baik.
Sehingga setiap tahun Kabupaten Jepara selalu mendapatkan opini Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Terbukti sebanyak tujuh
kali berturut-turut Jepara menerima penghargaan tersebut.
Plt
Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Riena Retnaningrum, menyebutkan dalam
rangka mendukung suksesnya pengelolaan keuangan desa, dibutuhkan para kepala
desa dan perangkat desa yang punya kapabilitas. Akuntabilitas pengelolaan
keuangan desa, dikatakannya adalah satu hal yang wajib untuk diupayakan demi
tercapainya visi dari undang-undang desa. “Inilah merupakan salah satu wujud
dari keseriusan pemerintah untuk memajukan desa, tentunya tidak hanya
mengandalkan ketersediaan regulasi, maupun membutuhkan dukungan dari
seluruh stakeholder, agar dapat terwujud kesejahteraan didesa itu
sendiri,” kata Riena.
klikFakta.com/089





