| Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Sholih |
klikFakta.com, JEPARA –
Dalam perayaan Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) di
Kabupaten Jepara, yang dilaksanakan Senin (31/07/2017) bertempat di Gedung
Wanita RA. Kartini Jepara. Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyebut bahwa kasus
pornografi perlu mendapatkan perhatian khusus.
Menurut Marzuqi,
perlunya perhatian khusus tersebut tidak lepas dari banyaknya kasus pornografi
baik tingkat nasional maupun daerah. “Kasus pornografi disebutkan Bupati
merupakan kasus yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Data tahun 2016,
menyebutkan bahwa anak korban pornografi mencapai 587. Hal ini menduduki
ranking ke-3 setelah kasus berhadapan dengan hukum yang mencapai 1.314 kasus
anak dalam bidang keluarga sejumlah 857 kasus,” ungkap Marzuqi dalam sambutan
yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Sholih.
Pihaknya juga prihatin
akan permasalahan krusial yang harus dihadapai saat ini, adalah meningkatnya
berbagai kasus kekerasan terhadap anak, baik kekerasan fisik maupun seksual.
Semakin banyaknya pecandu narkoba, korban HIV, perdagangan anak, dan lain
sebagainya.
“Dimana anak bukan
lagi sebagai korban namun sebagai pelaku. Berdasarkan data Komisi Perlindungan
Anak Indonesia (KPAI), trend kasus pelanggaran anak mengalami fluktuasi dari
tahun ke tahun. Pada tahun 2016 mencapai 4.620 kasus,” ujarnya.
KF/656-ed




