![]() |
surat laporan ke pihak kepolisian terkait kasus pengeroyokan. [KF-doc] |
BACA JUGA : Pemuda di Jepara ini Dikeroyok Usai Nonton Orkes Tepat di Hari Ulang Tahun
Dugaan tersebut disampaikan salah satu saksi yang juga jadi korban pengeroyokan yakni Arif Jawul. Ia ingat betul wajah salah satu pelaku tersebut merupakan oknum anggota kepolisian yang bertugas di Jepara, berinisial A.
“Saya tahu betul kalau salah satu yang mengeroyok adalah oknum polisi. Jadi kami melaporkan kasus ini. Saya sebagai saksi, dan teman sekaligus tetangga saya yang melapor sebagai korban,” kata Arif.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun klikFakta.com, peristiwa pengeroyokan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di area parkir kendaraan di sekitar lokasi pertunjukan orkes dangdut. Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian para penonton orkes lain dan warga sekitar.
“Yang mengeroyok ada banyak orang. Awalnya saya mendapat informasi dari teman kalau tetangga saya dikeroyok, kemudian saya ke lokasi dan berusaha melerai,” katanya.
Alih-alih melerai pengeroyokan tersebut, Jawol justru turut menjadi korban. Ia mendapatkan hantaman berupa pukulan dibagian kepalanya. Selang beberapa saat, pengeroyokan berhenti. Akibat pengeroyokan tersebut, kini korban Edi Sutrisno mengalami luka cukup parah dibagian kepala, sedangkan Jawul yang semula berusaha melerai juga mengalami luka di bagian kepala.
“Kalau saya lukanya cukup ringan. Kami sudah melakukan visum dan melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian,” katanya.
klikFakta.com/089