![]() |
Proses pencarian korban yang hilang di sungai pada Minggu (12/3/2017) |
klikFakta.com, JEPARA – Seorang bocah berusia 6 tahun,
Ahmad Fatir Maulana diketahui
hilang saat bermain di tanggul sungai Tempur di Desa
Mantingan Kecamatan Tahunan, Jepara Jawa Tengah pada 12 Maret 2017. Bocah yang
merupakan putra Sodikin, warga Desa Tegalsambi Kecamatan Tahunan tersebut
diduga jatuh dan hanyut bersama aliran sungai.
Hanya sebuah sandal milik korban yang ditemukan sesaat
setelah bocah tersebut hilang. Kemudian dilakukan pencarian oleh tim SAR
gabungan bersama pihak terkait di kawasan lokasi. Kapolsek Tahunan AKP Budi
Santoso mengatakan, kronologi hilangnya Ahmad Fatir bermula ketika korban
besama M Baihaqi, sepupunya yang masih berumur 3 tahun, bermain di Tanggul
Sungai di kawasan tersebut.
Dua bocah tersebut pergi ke sungai bersama paman korban
dan dua warga setempat dengan maksud membasuh bagian dalam kambing yang sudah
di sembelih. Korban berangkat dari salah satu kerabat korban yang sedang punya
hanya di Desa Mantingan sekitar pukul 08.00.
Sekitar pukul 08.30, ke lima orang tersebut sampai di
lokasi. Korban besama sepunya bermain di tanggul sungai. Sementara paman dan
dua warga tersebut mencuci bagian dalam kambing di selokan kecil sebelah sungai
tersebut Tempur.
”Beberapa saat kemudian korban sudah tidak ada. Hanya
tinggal sepupunya yang di pinggir sungai. Mengetahui ponakannya tidak ada,
paman korban di bantua dua orang tadi mengecek sepanjang sungai. Namun, hanya
sandal korban yang ditemukan,” ujar Budi.
Pencarian korban dilakukan selama sehari namun belum ada
hasil. Di hari berikutnya, Senin (13/3/2017) pagi tadi sekitar pukul 03.30 WIB,
seorang satpam Joglo bernama Alwi menemukan korban yang hilang tersebut.
Sayangnya, bocah itu sudah tidak bernyawa.
Sekitar pukul 04.00 WIB, jasad korban dievakuasi oleh tim
SAR gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) Kartini untuk dilakukan visum.
Tepat pukul 06.00 korban diserahan ke pihak keluarga di RT 06 RW 01 Desa
Tegalsambi, Tahunan, Jepara.
klikFakta.com/089